Close
Pemakaman tua di Paris dengan nisan batu dan dedaunan musim gugur

5 Pemakaman di Paris untuk Wisata Sejarah dan Ziarah

Pemakaman di Paris untuk wisata sejarah tersebar di beberapa arrondissement dan menyimpan makam penulis, musisi, hingga politikus yang berpengaruh. Kalau kamu suka berjalan santai sambil membaca nisan, tempat-tempat ini jauh lebih menarik daripada taman kota biasa. Berikut lima pemakaman yang paling sering dikunjungi wisatawan, lengkap dengan tokoh yang dimakamkan di sana.

1. Pemakaman Père Lachaise

Père Lachaise adalah yang paling terkenal dan paling luas, terletak di arrondissement ke-20. Di sini kamu bisa menemukan makam Jim Morrison, Oscar Wilde, hingga Chopin. Jalannya berbukit dan berbatu, jadi pakai sepatu yang nyaman.

Kalau ini kunjungan pertamamu, ada baiknya membaca panduan ke Pemakaman Père Lachaise untuk pemula supaya tidak tersesat. Peta tersedia di pintu masuk, tapi banyak pengunjung memilih ikut jalur utama dulu baru menyusuri gang kecil.

2. Pemakaman Montmartre

Montmartre Cemetery berada di bawah jalanan distrik Montmartre, tepatnya di sebelah Place de Clichy. Suasananya lebih tenang dibanding Père Lachaise, dengan banyak kucing liar yang berkeliaran di antara nisan.

Tokoh yang dimakamkan di sini antara lain penulis Emile Zola (awalnya, sebelum dipindahkan), penari Dalida, dan beberapa seniman era Belle Époque. Aksesnya mudah karena dekat stasiun metro, dan kamu bisa simak cara ke Pemakaman Montmartre naik metro kalau belum tahu rutenya.

3. Pemakaman Passy

Passy Cemetery terletak di arrondissement ke-16, persis di seberang Trocadéro. Dari sini kamu bisa melihat menara Eiffel di kejauhan, jadi bisa sekaligus berwisata sejarah dan menikmati pemandangan kota.

Makam yang cukup dikenal adalah Claude Debussy dan beberapa anggota keluarga bangsawan Prancis. Tempat ini lebih kecil dan sering sepi, cocok untuk kamu yang ingin berjalan tanpa keramaian.

4. Pemakaman Montparnasse

Montparnasse Cemetery berada di perbatasan arrondissement ke-14 dan ke-15, dekat stasiun Montparnasse. Di sini dimakamkan Jean-Paul Sartre, Simone de Beauvoir, dan Samuel Beckett.

Area pemakaman ini relatif datar dan rapi, sehingga mudah dijelajahi bahkan untuk pengunjung dengan mobilitas terbatas. Banyak wisatawan menjadikan Montparnasse sebagai pemberhentian setelah mengunjungi kafe-kafe legendaris di sekitar Boulevard du Montparnasse.

5. Pemakaman Picpus

Picpus Cemetery terletak di arrondissement ke-12, dekat Place de la Nation. Tempat ini punya nilai sejarah besar karena menjadi lokasi pemakaman korban guillotine masa Revolusi Prancis, termasuk beberapa bangsawan dan tokoh politik.

Di sini juga dimakamkan Marquis de Lafayette, tokoh yang berperan dalam Revolusi Amerika. Suasananya sangat hening dan tidak sekomersial pemakaman lain, jadi cocok untuk refleksi sejarah yang lebih intim.

Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Berkunjung

Sebelum berangkat, ada beberapa hal praktis yang sebaiknya kamu siapkan:

  • Jam buka: sebagian besar pemakaman di Paris buka dari pagi hingga sore, tapi jamnya bisa berbeda tiap musim.
  • Peta: unduh peta digital atau ambil peta kertas di pintu masuk agar tidak tersesat.
  • Pakaian: kenakan pakaian sopan dan sepatu nyaman karena medannya berbukit.
  • Etika: jangan berisik, jangan menginjak makam, dan hindari memotret tanpa izin jika ada keluarga yang berziarah. Panduan lengkapnya bisa dibaca di etika berkunjung ke makam tokoh terkenal di Paris.

Kalau kamu berencana mengunjungi beberapa pemakaman sekaligus, susun rute berdasarkan kedekatan antar-arrondissement. Misalnya, Père Lachaise dan Montmartre bisa dikunjungi di hari yang sama karena sama-sama di utara. Sementara Passy dan Montparnasse lebih pas digabung dengan kawasan selatan.

Untuk perjalanan antar-kota di Prancis, pastikan kamu sudah memahami cara baca boarding pass dan gate saat transit jika menggunakan kereta atau penerbangan lanjutan. Kalau kebetulan sedang musim balapan, kamu bisa cek jadwal menonton lewat panduan cara membuat jadwal nonton F1 dan MotoGP musim penuh supaya tidak bentrok dengan agenda jalan-jalan.

Beberapa pemakaman di Paris juga menawarkan tur berpemandu resmi, biasanya dalam bahasa Prancis atau Inggris. Kalau kamu ingin cerita yang lebih dalam tentang tokoh tertentu, tur ini bisa jadi pilihan. Kalau lebih suka mandiri, cukup modal peta dan rasa penasaran.

Ingat juga bahwa pemakaman ini bukan hanya objek wisata, tapi juga tempat peristirahatan terakhir. Menjaga ketenangan dan menghormati area adalah bagian dari pengalaman itu sendiri.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah semua pemakaman di Paris gratis untuk dikunjungi?

Sebagian besar pemakaman umum di Paris gratis dan terbuka untuk umum. Beberapa pemakaman kecil atau yang dikelola swasta mungkin meminta donasi atau tiket masuk sukarela. Sebaiknya cek informasi terbaru di situs resmi masing-masing pemakaman sebelum berangkat.

Bisakah saya mengunjungi beberapa pemakaman dalam satu hari?

Bisa, asalkan kamu mengatur rute dengan baik. Père Lachaise dan Montmartre cukup dekat, begitu juga Passy dan Montparnasse. Tapi ingat, berjalan di area pemakaman bisa melelahkan, jadi jangan memaksakan terlalu banyak dalam sehari.

Apakah ada waktu terbaik untuk berkunjung?

Pagi hari biasanya lebih sepi dan udaranya segar. Hindari akhir pekan siang karena beberapa pemakaman populer seperti Père Lachaise bisa cukup ramai. Musim semi dan gugur memberikan suasana yang lebih nyaman dibanding musim panas yang terik.